Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak KH Abdurrahman Wahid, mantan Presiden Republik Indonesia (1999-2001) pada hari Rabu, 30 Desember 2009 sekitar pukul 18.45 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
KH Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur berhasil mengemban amanat rakyat menggantikan Mantan Presiden Soeharto setelah melalui Pemilihan Umum yang dinilai sebagai Pemilu Demokratis Pertama selama lima dekade terakhir.
Alm. KH Abdurrahman Wahid lahir di Jombang pada 4 Agustus 1940. Semasa hidupnya Alm. Gus Dur memiliki pandangan moderat yang sangat instrumental dalam menggagas dialog Muslim-Kristen dan dalam upaya penghapusan berbagai restriksi dalam pelaksanaan budaya China di Indonesia.
Alm. Gus Dur merupakan tokoh sentral pada organisasi Nahdlatul Ulama (NU) salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang beranggotakan sekitar 40 ribu massa. Alm. Gus Dur juga membentuk Partai Kebangkitan Bangsa dan Wahid Institute sebagai penyaluran aspirasi politik dan berbagai visinya.
Selain sebagai salah satu tokoh nasional terkemuka, Alm. Gus Dur merupakan representasi dari tokoh Islam yang dinilai sangat demokratis. Alm. Gus Dur mampu membawakan warna Islam yang berbeda. Ia mampu merangkul kebersamaan dalam keberagaman. Selamat jalan Gus Dur, Selamat jalan pejuang demokrasi dan plurarisme Indonesia. Semoga tenang dalam istirahatmu yang terakhir