y y   y
eTentang KBRIteTentang AljazairteHubungan BilateralteLink Lain

Photo Kegiatan Promosi
Kuliner Berbahan Dasar Tahu

gedung kbri
Kedutaan Besar
Republik Indonesia

17, Chemin Abdelkader Gaddouche
Hydra, Alger, Algérie

B.P.62 El-Mouradia 16070 Alger
Tel.: +213 21 69 49 15
Fax.: +213 21 69 49 10


Kembali ke halaman utama ........

Promosi Kuliner Berbahan Dasar TAHU di Alger

KBRI Alger bekerjasama dengan Soy Village pada tanggal 8 Oktober 2008 telah menyelenggarakan Concours Recette de Tofu  (Lomba Masakan Berbahan Dasar TAHU) di Wisma Duta Indonesia, Alger. Kegiatan tersebut merupakan program ”Promosi Kuliner Berbahan Dasar TAHU” kepada masyarakat di Aljazair. Oleh karena itu KBRI Alger juga mengajak kerjasama beberapa media terkemuka setempat yaitu harian El Khabar dan Ech Chorouk yang merupakan harian terbesar di Aljazair serta TV Canal Algérie.  Saluran TV nasional yang juga dapat diterima di Eropa, Timur Tengah dan Kanada tersebut pada bulan September 2008 juga telah menanyangkan program khusus tentang tradisi berbuka puasa masyarakat Indonesia yang menampilkan wawancara dengan Dubes RI dan demo memasak kolak pisang dan lumpia oleh Ibu Wiwik Sakunto Paksi, isteri Sekretaris III Pensosbud KBRI Alger.

Sementara itu promosi kepada masyarakat Aljazair dilakukan dengan mengundang berbagai kalangan masyarakat termasuk LSM sosial dan wanita, kalangan ahli gizi (nutrician) dan para isteri pejabat Pemerintah Aljazair termasuk para isteri  mantan Dubes Aljazair di Jakarta serta para isteri diplomat asing di Alger yang tergabung dalam AFDA (Assosiation des Femmes Diplomatique d’Alger).

Lomba berlangsung meriah di Wisma Duta Indonesia, Alger tanggal 8 Oktober 2008 yang dipercantik oleh penampilan para isteri staf KBRI Alger yang seluruhnya berbusana batik aneka corak dan warna. Dubes RI dalam sambutan singkatnya menjelaskan tentang masyarakat di Indonesia yang menggunakan TAHU sebagai menu sehari-hari karena khasiatnya dan berbagai masakan TAHU tradisional yang dikenal di Indonesia, China, Jepang dan Korea. Dubes RI mengharapkan kiranya kegiatan tersebut  dapat lebih mempromosikan khasiat TAHU dan aneka ragam masakan TAHU Indonesia kepada masyarakat di Aljazair.

Sementara itu Mr. Youcef Nikouline, Direktur Soy Village  telah memanfaatkan acara tersebut untuk membuka Soy Village Corner di halaman Wisma Duta Indonesia yang memperkenalkan berbagai contoh produksi Soy Village seperti TAHU, kedele sangrai, susu kedele dan roti kedele. Mr. Youcef Nikouline  juga telah mendapat kesempatan untuk menjelaskan mengenai khasiat TAHU dan menjawab banyak pertanyaan dari para undangan yang antusias menanyakan mengenai khasiat TAHU.

Acara puncak adalah parade masakan para peserta Lomba sehingga para undangan dan wartawan dapat menyaksikan lebih dekat keanekaragaman masakan berbahan dasar TAHU, yang dilanjutkan dengan penilaian oleh para juri dan pengumuman hasil Lomba. Lomba diikuti oleh 17 peserta masing-masing tujuh warga  Indonesia, empat warga Aljazair, tiga warga China dan tiga warga India. Sementara jurinya berjumlah lima orang yaitu Mme Yamini Amrohi, isteri Dubes India; Mme Marion Wolfgang, isteri Dubes Jerman, Mme Adeline Aka, isteri Dubes Cote d’Ivoire; Mme Rassida Mettaoui, isteri mantan Dubes Aljazair di Jakarta dan Mme. Assia Sidhoum, ahli gizi dari Soy Village.

Acara yang pada awalnya dikemas dalam bentuk cocktail tersebut diakhiri dengan santap siang (lunch) yang menyajikan makanan-makanan tradisional Indonesia berbahan dasar TAHU, antara lain TAHU isi daging; bakso TAHU, siomay TAHU dan TAHU saus taucho. Selain itu juga dihidangkan semua masakan yang dilombakan, yaitu TOFU roule, TAHU bacem, sate TAHU,TAHU nugget, croquette de TOFU, TOFU au fenouil, pepite de TOFU, soupe boullette TOFU, TOFU vapeur viande hachée, mousse chocolate de TOFU, pavé de TOFU au sesame, pokcoy TAHU, spinach TOFU potatoes, TOFU & peas curry and pakoras, TOFU frit, boullete TOFU, TOFU en forme de grenade, dan soupe de TOFU a vapeur.

Sambil menunggu hasil penilaian oleh juri, kepada para undangan telah dibagikan buku Recettes de TOFU (Resep TAHU) yang memuat semua masakan yang dilombakan sehingga para undangan berkesempatan untuk menanyakan kepada para peserta Lomba cara membuat masakan yang mereka ikutkan dalam Lomba.

Para undangan terlihat sangat lahap menikmati berbagai masakan TAHU yang dihidangkan. Sementara para wartawan El Khabar, Ech Chourouk dan TV Canal Algérie memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mewawancarai sejumlah undangan yang hadir, baik para isteri pejabat Pemerintah Aljazair maupun para isteri Korps Diplomatik, selain wawancara dengan Dubes RI.  

Selama berlangsungnya acara, pihak direksi dan para ahli gizi dari Soy Village sangat antusias dan senang karena menurut mereka acara tersebut benar-benar merupakan promosi TAHU yang sangat baik, yang telah lama mereka nanti-nantikan.  
SOY Village merupakan lembaga milik Pemerintah Aljazair yang mengkaji pengembangan dan pengolahan kedele untuk sumber bahan makanan alternatif dan sekaligus menjual beberapa produknya termasuk TAHU. Pemerintah Aljazair memperkenalkan TAHU kepada masyarakat sebagai makanan alternatif.  Keputusan untuk mengembangkan dan memproduksi TAHU juga didorong oleh banyaknya orang Aljazair yang harus diet karena menderita diabetes disebabkan oleh kue-kue tradisional Aljazair yang hampir seluruhnya manis. Selain itu banyak juga warga Aljazair yang harus diet karena kelebihan lemak disebabkan oleh pola makan mereka yang terlalu banyak daging kambing. Pola makan tersebut harus mulai dirubah dan oleh karena itu Pemerintah membentuk Soy Village untuk memperkenalkan TAHU sebagai bahan makanan yang berprotein dan mengandung vitamin. Namun sejak dibukan tahun 2002, peningkatan jumlah pemakan TAHU tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan, kemungkinan antara lain karena kurangnya promosi yang dilakukan Soy Village disebabkan oleh terbatasnya pengetahuan mereka mengenai masakan berbahan dasar TAHU. Oleh karena itu pihak Soy Village setiap kali bertemu dengan pelanggan warga Indonesia yang membeli TAHU ke pabriknya selalu minta resep masakan Indonesia berbahan dasar TAHU. Permintaan yang sama juga disampaikan ketika kebetulan Dubes RI di Alger, Ibu Yuli Mumpuni berkunjung ke Soy Village yang kemudian menanggapinya dengan penyelenggaraan Lomba Masakan Berbahan Dasar TAHU. Soy Village sangat menghargai inisiatif KBRI Alger tersebut karena sangat membantu tugasnya dalam mempromosikan TAHU di kalangan masyarakat Aljazair.

Alger, 12 Oktober 2008

Kembali ke halaman utama......
Conception  |  Mentions légales  | Nous contacter© 2008 Ambassade d'Indonésie en Algérie,Tous droits réservés.