y y   y
eTentang KBRIteTentang AljazairteHubungan BilateralteLinks Lain


SEMINAR DI UNIVERSITAS ALJAZAIR MENGENAI PENGALAMAN INDONESIA DALAM MENGAHADAPI KRISIS KEUANGAN DUNIA

 

KBRI Alger bekerjasama dengan Universitas Dely Ibrahim, Fakultas Ekonomi , telah mengadakan seminar sehari dengan tema La Gestion De La Crise Financier Mondiale Par l’Indonesie  (Upaya Indonesia dalam Mengatasi Krisis Keuangan Dunia), bertempat di Kampus Fakultas Ekonomi, Kamis (21/1).

Seminar yang menghadirkan dosen Fakultas Ekonomi UI Dr. Rofiqoh Rokhim dan wartawan harian Bisnis Indonesia sebagai pembicara,  dibuka oleh Dubes RI Yuli Mumpuni Widarso dan Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Salah Toumi serta dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa setingkat Strata 2, dosen dan  jurnalis yaitu Rofikoh Rokhim (Harian Bisnis Indonesia); Chamdan Purwoko (Harian Bisnis Indonesia) dan Irfan Junaidi (Harian Republika) 

Dalam sambutannya, Dubes antara lain menyampaikan tujuan  seminar akademis ini, yaitu untuk saling bertukar pengalaman antara akademisi Indonesia dan Aljazair dalam mengatasi krisis keuangan global tahun 2008. Pertukaran pengalaman ini dikatakan penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai isu-isu terkini. Melalui seminar ini, diharapkan akan membuka wawasan kalangan muda, khususnya  mahasiswa, untuk  peningkatan kerjasama kedua negara.

Dubes juga menyampaikan perkembangan hubungan bilateral RI – Aljazair yang telah dimulai sebelum kemerdekaan negara itu. Hubungan itu semakin kuat karena didukung beberapa pilar, yakni kerjasama ekonomi, politik, sosial dan people to people contact. Kegiatan seminar ini pun dimaksudkan untuk meningkatkan people to people contact, khususnya antar kalangan akademisi. Dalam kaitan ini, dijelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah lama memiliki program beasiswa Dharma Siswa yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan antar masyarakat kedua negara.

Lebih jauh dikemukakan Dubes, pada tahun 2010 di mana hubungan kedua negara memasuki usia ke-37, hubungan akan semakin kuat karena kedua negara mempunyai prasyaratnya, yaitu pertumbuhan ekonomi yang sangat dinamis yang membuka peluang pasar dan menjamin pasokan barang.    

Sementara itu, Dr. Rofikoh Rokhim dalam paparannya  menyampaikan upaya-upaya yang telah diambil pemerintah dalam menghadapi krisis keuangan global tahun 2008, dengan menggunakan pengalaman Indonesia dalam menghadapi krisis keuangan tahun 1998 sebagai ilustrasi. Dipaparkan secara rinci tentang langkah-langkah yang diambil di bidang moneter yang berhasil menjaga perekonomian Indonesia, sehingga pertumbuhannya dapat tetap positif. Hal ini pula yang telah menjadikan kalangan investor asing tetap percaya pada ketangguhan ekonomi Indonesia, sehingga upaya untuk memperkuat pereknomian melalui peningkatan investasi asing dapat terus berjalan. Keberhasilan ini pun, membuat partisipasi dan bergabungnya Indonesia dalam kelompok G-20 menjadi sangat kredibel. Dalam setiap pembahasan menyangkut upaya-upaya G-20, Indonesia juga memperjuangkan kepentingan ASEAN dan  negara berkembang lainnya.

Paparan Dr. Rofikoh Rokhim mendapatkan tanggapan yang sangat baik dari para peserta Seminar. Mereka menyampaikan pengalaman Aljazair yang memiliki beberapa kesamaan dengan Indonesia,  misalnya sama-sama negara berkembang, penghasil migas dan terkena dampak krisis keuangan global.  Menurut mereka, keberhasilan Indonesia dalam menghadapi krisis keuangan global dapat dijadikan inspirasi bagi negara – negara lain seperti Aljazair.

Pada umumnya tanggapan yang disampaikan menunjukkan keingintahuan para peserta terhadap kebijakan pemerintah di bidang ekonomi dan moneter, setelah Indonesia tidak lagi mengekspor minyak, namun pertumbuhan ekonominya tetap  positif. Mengingat perekonomian Aljazair 98% masih ditopang oleh ekspor migas. Penjelasan yang diberikan oleh Dr. Rofikoh Rokhim mengenai kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong sektor non-migas untuk mempertahakan pertumbuhan ekonomi menarik perhatian, baik kalangan mahasiswa maupun dosen peserta Seminar (Sumber: KBRI Alger).

Alger, 21 Januari 2010
Pensosbud, KBRI Alger

Keterangan foto: Dubes RI Alger saat menyerahkan Buku "IDX WATCH 2009 kepada Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Dely Ibrahim, Dr. Salah Toumi.

 
Conception  |  Mentions légales  | Nous contacter© 2008 Ambassade d'Indonésie en Algérie,Tous droits réservés.