KUNJUNGAN MUHIBAH PARLEMEN INDONESIA MEMPERKOKOH HUBUNGAN PERSAHABATAN BERSEJARAH
RI - ALJAZAIR
Delegasi DPR RI diketuai oleh Drs. Priyo Budi Santoso dan beranggotakan Muhammad Oheo Sianpoy; Mohammad Jafar Hafsah; Drs. Hasrul Azwar Musai, MM; Asman Abnur, SE, MS.I; Ma’mur Hasanuddin Adma; H. Achmad Muzaini pada tgl 4 – 7 April 2010 telah mengadakan Kunjungan Muhibah ke Aljazair. Pada saat kedatangan di Alger, Delegasi disambut langsung oleh Wakil Ketua APN, Mr. Seddik Chiheb di Salon d’Honore Bandara Houari Boumedienne, demikian pula pada saat keberangkatannya.
Kegiatan pertama Delegasi adalah memenuhi undangan masyarakat Indonesia di Aljazair untuk suatu pertemuan kekeluargaan yang berlangsung di Wisma Duta, Hydra tgl 4 April 2010 petang. Pertemuan berlangsung sangat akrab dan hangat dimana para wakil rakyat berkesempatan untuk menanyakan tentang berbagai hal mulai masalah pekerjaan, kehidupan mereka di Aljazair hingga prospek bisnis di Aljazair. Dalam kesempatan tsb, Dubes RI di Alger, Yuli Mumpuni Widarso telah menyampaikan tentang perkembangan jumlah WNI di Aljazair yang saat ini mencapai 2000 warga, sebagian besar adalah tenaga kerja terampil yang bekerja di sektor infrastruktur. Manager Regional Aljazair PT Wijaka Karya, Ir. Rifki Rosadi telah menjelaskan tentang kegiatan perusahaannya dalam membangun jembatan dan jalan raya di bagian Timur Aljazair. Wakil Ketua DPR RI menyampaikan selamat atas prestasi PT Wijaya Karya yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah dan masyarakat Aljazair, dan mengharapkan langkah berani yang diambil oleh PT Wijaya Karya dalam meraih peluang bisnis di Aljazair akan diikuti oleh perusahaan-perusahaan nasional lainnya.
Kegiatan pada hari kedua adalah Kunjungan Kehormatan kepada Ketua Assemblée Populaire Nationale (APN), Mr. Abdelaziz Ziari di Gedung APN. Dalam pertemuan tsb Ketua APN didampingi oleh Wakil Ketua APN, Mr.Seddik Chiheb, Conseiller Diplomatique dan Chef de Cabinet APN. Ketua APN – Parlemen Aljazair, Mr. Abdelaziz Ziari pada tgl 5 April 2010 bertempat di Gedung Parlemen Aljazair telah menerima Kunjungan Muhibah Delegasi DPR RI yang dipimpin oleh Drs. Priyo Budi Santoso, Wakil Ketua DPR RI. Media setempat, El Moudjahid dalam salah satu laporannya menyatakan bahwa APN menyambut baik kunjungan tsb yang menandai upaya kedua pihak untuk memperkokoh hubungan bersejarah Indonesia-Aljazair yang dimulai dari dukungan Indonesia terhadap bangsa Aljazair pada masa perjuangan meraih kemerdekaan. Dalam pertemuan tsb, Mr. Ziari menyinggung soal hubungan kerjasama ekonomi dan menegaskan kesiapan Aljazair untuk membangun sebuah kemitraan strategis dengan Indonesia di berbagai bidang dengan memberikan kemudahan terkait keluar masuknya modal dan tenaga kerja. Menanggapi hal tsb, Wakil Ketua DPR RI juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan kemitraan tersebut dalam kerangka kesamaan sejarah yang menghubungkan kedua negara dan kesamaan visi pembangunan yang akan menjadi landasan bagi hubungan yang lebih erat di masa depan. Pertemuan juga menyinggung mengenai pengalaman Indonesia dan Aljazair dalam memerangi terorisme dan membangun proses demokratisasi di kedua negara. Mr. Ziari memberikan ucapan selamat kepada Indonesia atas pemilihan umum yang telah berlangsung secara demokratis dan menambahkan bahwa “hal tersebut memperlihatkan bahwa Islam tidak bertentangan dengan prinsip demokrasi dan terorisme merupakan hal yang sangat ditentang oleh komunitas muslim”. Kedua pihak juga menyoroti sepak terjang Israel yang berupaya mengambilalih tempat-tempat suci di Jerusalem (Al Qods) dan sepakat perlunya untuk segera mengakhiri kesewenangan Israel. Di akhir pertemuan, Wakil ketua DPR RI menyampaikan kembali undangan Ketua DPR RI kepada Mr. Ziari untuk berkunjung ke Indonesia pada tahun ini. Acara diakhiri dengan saling bertukar cinderamata, dimana Ketua APN menghadiahi Wakil ketua DPR RI dengan lukisan pelabuhan Alger, sementara Wakil Ketua DPR RI menyampaikan ukiran perak Gedung DPR RI dan kemeja batik. Setelah berfoto bersama, Delegasi berkesempatan untuk meninjau fasilitas yang terdapat di Gedung APN, khususnya ruang Sidang Pleno.
Kegiatan di Gedung APN masih berlanjut dengan pertemuan dengan Ketua Komisi Luar Negeri & Emigrasi APN, Mr. Abdelhamid Si Afif, yang dalam kesempatan tsb didampingi oleh para anggota Komisi. Pertemuan berlangsung sangat akrab dan substantif dimana kedua pihak berkesempatan saling bertukar pemikiran mengenai berbagai isyu interansional dan regional, termasuk kerjasama Parlemen kedua negara di berbagai forum internasional dan regional. Wakil Ketua DPR RI menyampaikan bahwa saat ini DPR RI menjadi Ketua OIC Parliamentarians dimana Parlemen Aljazair dikenal sangat aktif dan oleh karena itu diharapkan dukungan dan kerjasamanya.
Sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan Muhibah yaitu untuk memperkokoh hubungan persahabatan yang bersejarah dengan kerjasama konkrit maka kegiatan pada hari kedua Kunjungan Muhibah tgl 6 April 2010 adalah pertemuan dengan kalangan pejabat tinggi Pemerintah Aljazair, yakni Menteri Industri & Investasi, Dr. Abdelhammid Temmar dan Menteri UKM & Kerajinan, Dr. Mustapha Benbada.
Menteri Industri & Investasi Dr. Abdelhamid Temmar ketika menerima Delegasi di Gedung Kementerian Industri & Investasi didampingi oleh para pejabat eselon I seperti Dirjen Investasi, Dirjen Privatisasi Perusahaan Negara dan Chef de Cabinet. Menteri Abdelhamid temmar dalam pertemuan tsb menyatakan kekagumannya terhadap kemajuan perekonomian Indonesia dan mengharapkan masuknya investasi Indonesia di Aljazair. Dinyatakan antara lain bahwa “Kami bangsa Aljazair sejak sebelum merdeka sudah mengenal dan bekerjasama dengan bangsa Indonesia, saudara kandung kami. Tetapi saat ini ketika telah banyak negara lain yang melakukan kegiatan investasi di Aljazair, kami menyayangkan belum adanya investasi dari Indonesia. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan masuknya investasi Indonesia ke berbagai sektor yang akan memberikan keuntungan bagi kedua pihak”. Wakil Ketua DPR RI menanggapinya dengan menyatakan bahwa Kunjungan Muhibah ini juga dimaksudkan untuk membahas upaya bersama dalam memperkokoh hubungan bersejarah dengan kegiatan konkrit, termasuk di bidang investasi. Oleh karena itu Deputi Kepala BKPM, Darmawan Djayusman juga menjadi anggota Delegasi. Dalam kaitan ini, Wakil Ketua DPR RI menyatakan bahwa Indonesia mengharapkan Kementerian Industri & Investasi Aljazair dan kalangan bisnis Aljazair juga berkunjung ke Indonesia untuk membahas potensi kerjasama investasi.
Setelah itu, Delegasi diterima oleh Menteri UKM & Kerajinan Aljazair, Dr. Mustapha Benbada yang dalam kesempatan tsb juga didampingi oleh jajaran pejabat eselon I dan Chef de Cabinet. Menteri Mustapha Benbada menyatakan penghargaannya terhadap Pemerintah RI yang telah melaksanakan butir-butir kesepakatan kerjasama MOU RI – Aljazair tahun 2003, khususnya kegiatan promosi bersama dalam bentuk partisipasi dalam pameran kerajinan di Alger. Terkait dengan pelaksanaan butir-butir MOU tsb, Kementerian UKM & Kerajinan Aljazair mengharapkan dapat dilaksanakan kerjasama dalam peningkatan kapasitas UKM guna mendukung program Pemerintah Aljazair yang ingin menciptakan 200.000 UKM pada tahun 2014. Pemberdayaan UKM Aljazair dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan perekonomian rakyat mengingat 97% GNP Aljazair (2009: USD 242,1 milyar) masih dari sektor migas. Wakil Ketua DPR RI menjelaskan bahwa perekonomian Indonesia yang pada masa krisis ekonomi 1998 dapat tetap bertahan, bahkan pada masa krisis keuangan 2009 pertumbuhannya dapat tetap positif 4,5% antara lain karena didukung oleh UKM yang telah mampu menyerap lebih dari 100 juta tenaga kerja. MOU yang telah ada antara RI dan Aljazair merupakan landasan hukum yang kuat bagi peningkatan kerjasama UKM kedua negara dan dalam kerangka ini, Indonesia menyambut baik usulan Aljazair untuk kerjasama peningkatan kapasitas UKM. Pada akhir pertemuan, Dubes RI di Alger berkesempatan menyampaikan buku album mengenai pelaksanaan kegiatan pelatihan membuat batik tradisional Indonesia yang diselenggarakan oleh KBRI Alger bekerjasama dengan ANART pada waktu Salon International de l’Artisanat et Artes di Pins Maritime, Alger, tgl 18 – 25 Maret 2010.
Pada malam harinya, Delegasi dengan didampingi oleh para isteri telah menghadiri Jamuan Santap Malam dengan tuan rumah Wakil Ketua APN, Mr. Seddik Chiheb, berlangsung di Residence El Mithak. Kepada Delegasi telah disajikan santap malam dengan menu tradisional Aljazair yang mencerminkan penghormatan pihak tuan rumah kepada Delegasi mengingat sifat kunjungan yang sangat resmi.
Kegiatan pada hari ketiga adalah kunjungan ke Bastion, sebuah bangunan benteng peninggalan pemerintah pendudukan Otoman Turki di wilayah pelabuhan Alger. Bangunan dengan arsitektur Turki yang terkenal tsb sangat luas dan khas bercirikan arsitektur Turki. Setelah itu Delegasi mengadakan pertemuan dengan Senat Aljazair yang diterima oleh Wakil Ketua Senat, Mr. Boualem Dramchini, dan Ketua Komisi Luar Negeri Senat, Mr. Brahim Boulahia serta beberapa anggota Senat lainnya. Pertemuan berlangsung di Gedung Senat yang sangat indah, membahas berbagai isyu bilateral, regional dan internasional. Pihak Senat menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung berbagai upaya peningkatan kerjasama bilateral, dan mengharapkan masuknya investasi Indonesia ke Aljazair, tidak hanya di sektor migas tetapi juga agribisnis.
Kegiatan berikutnya adalah pertemuan dengan kalangan bisnis yang berlangsung di Wisma Duta, dihadiri antara lain oleh Ketua KADIN Aljazair, Mr. Brahim Bendjaber, Komite Eksekutif Forum Pimpinan Perusahaan Aljazair (FCE), Ambassador Abdelkader Boukhari, dan kalangan bisnis lainnya. Pertemuan diwarnai oleh antusiasme untuk bekerjasama. KADIN Aljazair mengutarakan pentingnya Parlemen RI mendorong pembentukan Business Council diantara kedua negara yang disambut positif oleh Delegasi. BKPM RI bahkan menyatakan siap menyabut kunjungan delegasi Forum Pimpinan Perusahaan Aljazair ke Indonesia untuk dipertemukan dengan kalangan bisnis Indonesia. Dalam pertemuan tsb KBRI juga mengundang Ketua Groupe d’Amitié Indonésie APN, Mr. Ahmed Mause dan beberapa anggotanya karena mereka selalu mendorong KBRI Alger untuk mengisi hubungan bilateral dengan kegiatan konkrit seperti perdagangan dan investasi.
Kegiatan tgl 6 April 2010 juga mengesankan karena terlaksananya acara peninjauan ke Logistics Central Base AD Tentara Nasional Rakyat Aljazair yang terletak di Kota Blida (75 km dari Alger). Dalam peninjauan tsb Delegasi berkesempatan mendapatkan penjelasan tentang kegiatan reparasi dan pembuatan suku cadang peralatan berat (tank, truk, radar, dll). Selama berlangsungnya peninjauan ke kompleks seluas 150 hektar tsb Delegasi DPR RI juga telah menyampaikan tentang kemajuan industri pertahanan Indonesia seperti PT PINDAD yang telah memproduksi tank, panser, dan senjata. Pihak Direktorat Logistik Persenjataan Tentara Nasional Rakyat Aljazair menyatakan sangat tertarik dengan kemajuan industri pertahanan Indonesia dan bangga bahwa Indonesia sebagai negara berkembang telah mampu memberikan kontribusi dalam bentuk peralatan berat persenjataan pada beberapa misi perdamaian PBB. Diharapkan dimasa mendatang, diantara kedua negara dapat diadakan kerjasama di sektor industri pertahanan.
Pada petang harinya, Wakil Ketua Senat menyelenggarakan Jamuan Santap Malam di Cerclée Militaire dimana Delegasi DPR RI telah bertemu dengan lebih banyak lagi anggota Komisi Luar Negeri Senat.
Di berbagai pertemuan tsb, Dubes RI di Alger menyampaikan bahwa mengingat sejarah panjang hubungan bilateral RI – Aljazair, KBRI Alger mendukung sepenuhnya perkembangan kerjasama Parlemen RI – Aljazair yang memberikan kontribusi bagi kerjasama konkrit kedua negara. Dalam kaitan ini, KBRI Alger berkomitmen untuk menindaklanjuti Kunjungan Muhibah DPR RI ke Aljazair tsb dengan memfasilitasi berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan oleh para pemangku kepentingan di tanah air untuk peningkatan kerjasama yang memberikan keutungan kedua negara.
Alger, 7 April 2010
1
2
3
4
5
6
7
Keterangan Gambar:
Pertemuan dengan Ketua APN, Mr. Abdelaziz Ziari, Gedung APN, Alger, 5 April 2010
Foto Bersama, setelah pertemuan dengan Ketua APN, Mr. Abdelaziz Ziari, Gedung APN, Alger, 5 April 2010, hadir pula Wakil Ketua APN Mr. Sidek Siheb.
Suasana pertemuan dengan Menteri Industri & Investasi, Dr. Abdelhamid Temmar, Gedung Kementerian Industri & Investasi, 5 April 2010.
Saling tukar cinderamata dengan Menteri UKM & Kerajinan Aljazair, Dr. Mustapha Benbada, Gedung Kemenetrian UKM & Kerajinan, 5 April 2010.
Bersama Menteri UKM & Kerajinan Aljazair melihat foto dokumentasi kegiatan pelatihan membuat batik tradisional Indonesia di Alger.
Pertemuan dengan kalangan pengusaha Aljazair, Ketua KADIN Aljazair, Mr. Brahim Bendjaber diperkenalkan dengan Deputi Kepala BKPM, Darmawan Djayusman, Wisma Duta, 6 April 2010.
Menyimak penjelasan Komandan Logistics Central Base, AD Tentara Nasional Rakyat Aljazair, Blida, 6 April 2010.