Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh KUAI KBRI Alger dan beranggotakan Direktur enindakan BNPT, Pejabat Direktorat KIPS dan Direktorat Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri RI, Pejabat Densus 88 dan Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri, telah berpartisipasi dalam High-Level Conference on Partnership between the Extra Regional Partners and « the Countries of the Field » (Aljazair, Mali, Mauritania dan Niger) di Alger, Aljazair, tanggal 7 – 8 September 2011.
Konferensi diikuti oleh sekitar 100 delegasi dari 4 Countries of the Field dan partners, antara lain Amerika Serikat, Rusia, Perancis, Inggris, China, Kanada, Spanyol, Jerman, Australia, Denmark, Jepang, Norwegia, Austria, Swedia, Swiss, Turki, Qatar, Saudi Arabia, Indonesia, Uni Eropa, African Center on Research and Studies on Terrorism (CAERT), Uni Afrika (AU), PBB (United Nations Counter Terrorism Committee/Counter Terrorism Committee Executive Directorate (UNCTED), UN Office on Drugs and Crime (UNODC), dll.
Konferensi telah membahas kemitraan antara 4 negara Sub Sahara/Sahel Afrika (Aljazair, Mali, Mauritania dan Niger) dengan negara-negara Extra Regional Partners di bidang pemberantasan terorisme, pemberantasan kejahatan lintas negara terorganisir dan pembangunan. Kemitraan tersebut menerapkan double approach yang disebut dengan “development-security” dan bersifat komplementer serta tidak menggantikan kerjasama yang telah ada diantara negara-negara tersebut secara bilateral.
Dalam statement-nya, Ketua Delri telah menyampaikan dukungan Indonesia terhadap proses regional yang berjalan di kawasan Sahel, dan mengharapkan keterlibatan dan pengalaman Indonesia dalam penanggulangan terorisme dapat memberikan manfaat bagi kerangka partnership dengan 4 negara (Aljazair, Mali, Mauritania dan Niger). Ditegaskan juga bahwa Indonesia selama ini telah berbagi pengalaman di tingkat nasional, regional serta multilateral melalui mekanisme yang ada selama ini (PBB, GCTF, ASEAN, BRMMCT, JCLEC, dll).
Selain berpartisipasi dalam konferensi, Delegasi Indonesia juga telah mengadakan beberapa pertemuan bilateral antara lain dengan:
1. Delegasi Aljazair dipimpin oleh Penasehat Khusus Presiden Aljazair bidang Counter Terrorism Amb. Kamel Rezzak Bara, a.l. membicarakan Plan of Action on Counter-Terrorism (PoACT) sebagai persiapan NAASP Summit; Mou RI-Aljazair tentang Kerjasama Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan; dan rencana pelaksanaan pertemuan regular tingkat ahli dan/atau pejabat senior dari berbagai sektor sebagai tindaklanjut dari pertemuan Konsultasi Bilateral RI-Aljazair, bulan Mei 2011;
2. Delegasi CAERT dipimpin oleh Special Representative for Counter-Terrorism Cooperatian dan Direktur CAERT, Dubes Francisco Caetano Jose Madeira, menjajaki kerjasama antara CAERT dengan Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation;
3. Delegasi Niger dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Niger, H.E. Mohammed Bazzoum, membicarakan rencana pembukaan hubungan diplomatik antara kedua Negara.
Alger, 13 September 2011