Pada tgl 23 Maret 2011 Dubes RI di Alger, Yuli Mumpuni Widarso telah mengadakan kunjungan pamitan (Farewell Call) kepada Presiden Aljazair, YM Tuan Abdelaziz Bouteflika, bertempat di Istana Kepresidenan El Mouradia, Alger. Dalam kesempatan pertemuan tsb Dubes RI telah menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Bouteflika dan seluruh jajaran di Pemerintahan Aljazair, termasuk Pemerintah Wilayah, berbagai Badan Nasional dan BUMN serta kalangan akademisi dan swasta yang telah memberikan bantuan, kerjasama dan dukungan kepada KBRI Alger sehingga penugasan selama tiga tahun di Aljazair (2008 – 2011) dapat dilaksanakan dengan lancar. Dubes RI juga menyampaikan harapan kiranya Presiden Bouteflika dan seluruh masyarakat Aljazair tidak kecewa dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh KBRI Alger dalam upaya memperkuat hubungan persahabatan kedua negara.
Kepada Presiden Bouteflika telah disampaikan pula program KBRI Alger selama tiga tahun terakhir dan perkembangannya di berbagai bidang, termasuk bidang kerjasama yang non-konvesional seperti konstruksi dan minyak yang pada tiga tahun terakhir ini telah memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kerjasama RI – Aljazair. Presiden Bouteflika menyatakan kebahagiaannya bahwa Indonesia (PT Wijaya Karya) juga berpartisipasi dalam proyek jalan bebas hambatan yang menghubungkan Propinsi Setif – Constantine di Aljazair bagian Timur (121 km) yang diselessaikan tepat waktu pada bulan Juli 2010, dan menyambut baik rencana PT Wijaya Karya untuk memperpanjang kontrak pembangunan sisa ruas jalan bebas hambatan dari Propinsi Annaba - El Tarf di perbatasan Tunisia (84 km). Sementara itu menyangkut peningkatan kerjasama di sektor industri minyak, Presiden Bouteflika menyambut baik rencana masuknya teknologi perminyakan Indonesia dan menaruh perhatian terhadap rencana kerjasama antara PT Pertamina dan SONATRACH dalam bidang peningkatan kapasitas SDM perminyakan kedua pihak.
Presiden Bouteflika juga menunjukkan perhatian beliau terhadap penjelasan Dubes RI mengenai fokus kegiatan KBRI Alger dalam mendorong para pemangku kepentingan di kedua negara untuk meningkatkan kerjasama, baik para pemangku kepentingan di kalangan Pemerintahan, swasta maupun Parlemen. Kegiatan-kegiatan tsb telah menunjukkan hasil yang secara konkrit memberikan kontribusi bagi peningkatan kerjasama bilateral, seperti di sektor ekonomi dimana BKPM dan ANDI (Agence Nationale de Développement et de l’Investissement) telah sepakat untuk bekerjasama dalam meningkatkan promosi investasi bersama di kedua negara; atau di sektor perdagangan dimana BPEN dan ALGEX (Agence Algérienne de Promotion du Commerce Extérieur) juga telah sepakat untuk meningkatkan kerjasama promosi perdagangan di kedua negara. Sementara itu Dubes RI juga menyampaikan kebahagiaannya sehubungan dengan telah terlaksananya kunjungan Ketua Parlemen Aljazair ke Indonesia pada bulan Desember 2010 yang akan membuka potensi kerjasama kedua negara dimasa mendatang.
Pada akhir pertemuan, Presiden Bouteflika telah menitipkan salam hangat beliau kepada Bapak Presiden RI, para sahabat lama di Indonesia dan seluruh bangsa Indonesia, yang selalu beliau sebut dengan ungkapan yang sangat akrab “saudara-saudara kandung kami bangsa Indonesia”.
Presiden Bouteflika mengantarkan Dubes RI hingga ke pintu luar Istana El Mouradia, dimana telah menunggu para wartawan setempat untuk konperensi pers.
Alger 24 Maret 2011
Keterangan Foto :
Dubes RI Alger dan Presiden Aljazair, YM Abdelaziz Boutlefika usai pertemuan di Istana Kepresiden.