y y   y
eTentang KBRIteTentang AljazairteHubungan BilateralteLinks Lain

Bandung Lounge di KBRI Alger

Dubes RI-Alger Yuli Mumpuni Widarso bersama dengan Mr. Ahmed Mouche, Ketua Persahabatan Indonesia di Parlemen Aljazair pada tgl 10 April 2011 telah meresmikan pembukaan BANDUNG LOUNGE : Centre d’Information du Commerce et Touristique yang mengambil tempat di lantai pertama gedung KBRI Alger. Bandung Lounge tsb terdiri dari tiga ruangan yang masing-masing menyajikan fasilitas yang berbeda, yaitu Ruang Informasi Perdagangan; Ruang Informasi Turistik; dan Ruang Dokumentasi KAA Bandung 1955 & KTT Asia – Afrika Jakarta 2005.

Di Ruang Informasi Perdagangan, Bandung Lounge dilengkapi dengan berbagai brosur produk ekspor dari berbagai perusahaan di Indonesia, contoh beberapa produk ekspor Indonesia, alamat perusahaan-perusahaan di Indonesia yang telah menyatakan minat mereka untuk mengekspor produknya ke Aljazair dan Majalah EXPORT terbitan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kemdag RI yang memuat informasi tentang berbagai produk ekspor Indonesia. Di ruangan tsb juga tersedia komputer bagi para tamu untuk dapat secara langsung membuka data tentang komoditi produk Indonesia yang ingin diketahui, dan TV untuk menayangkan film-film promosi berbagai produk ekspor Indonesia dan perusahaan yang memproduksinya. Di ruangan yang didekorasi dengan beberapa poster produk unggulan Indonesia (kayu lapis, kertas, rempah-rempah, kopi, cacao, CPO, furniture, jewellery, cosmetics) tsb juga  dilengkapi dengan seperangkat kursi tamu sebagaimana layaknya sebuah «lounge» dan kepada para tamu akan dihidangkan minuman kopi dan teh produk Indonesia. Demikian pula, di Ruang Informasi Turistik juga dilengkapi dengan TV dan komputer yang khusus untuk promosi obyek-obyek pariwisata di Indonesia serta berbagai brosur pariwisata Indonesia yang diterbitkan oleh Ditjen Pemasaran, Kembudpar RI dan flyer obyek pariwisata di beberapa Propinsi di Indonesia yang dicetak oleh KBRI Alger. Ruangan ini berdekorasi khas promosi pariwisata, seperti busana pengantin tradisional Jawa, Sunda, Bugis, dan Minang; beberapa contoh souvenir Indonesia seperti miniatur wayang kulit, angklung dan payung Tasikmalaya, selain foto-foto dan poster beberapa obyek pariwisata. Sementara itu di Ruang Dokumentasi KAA Bandung 1955 & KTT Asia-Afrika Jakarta 2005, dipamerkan foto-foto dan dokumen yang dihasilkan oleh kedua Konperensi tsb, serta buku-buku tentang KAA Bandung 1955 yang dimiliki oleh KBRI Alger dan yang diterima dari Museum KAA Bandung.

Acara pembukaan Bandung Lounge dihadiri oleh sejumlah besar tamu dari berbagai kalangan seperti Amb. Amine Derragui, Dirjen Asia-Oceania Kemlu Aljazair, dan para pejabat pemerintah lainnya, anggota Parlemen Aljazair, diplomat asing, pengusaha khususnya importir, jurnalis, agen perjalanan dan alumni Indonesia. Dalam acara pembukaan tsb, Dubes RI di Alger menyampaikan bahwa Bandungsengaja dipilih untuk nama ruangan fasilitas baru tsb karena masyarakat Aljazair sudah tidak asing lagi dengan Bandung. Sedangkan tujuan pembukaan fasilitas baru tsb tidak lain adalah untuk meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke Aljazair. Demikian pula, fasilitas informasi turistik juga bertujuan meningkatkan jumlah turis dari Aljazair ke Indonesia mengingat semakin meningkatnya permintaan informasi tentang pariwisata Indonesia dalam beberapa kegiatan promosi pariwisata Indonesia di Aljazair. Namun khusus untuk Ruang Dokumentasi KAA Bandung 1955 & KTT Asia-Afrika Jakarta 2005, dinyatakan bahwa KBRI akan memamerkan secara tetap dokumentasi kedua Konperensi tsb yang mempunyai arti penting bagi hubungan persahabatan Indonesia – Aljazair.

Foto-foto acara pembukaan Bandung Lounge terdapat di situs KBRI Alger (www.indonesia-dz.org).

Alger, 13 April 2011

Keterangan Foto :
Dubes RI Alger dan Mr. Ahmed Mouche, Ketua Persahabatan Indonesia di Parlemen Aljazair saat pemotongan pita.

 
Conception  |  Mentions légales  | Nous contacter© 2008 Ambassade d'Indonésie en Algérie,Tous droits réservés.