|
PRESS RELEASE
No. 03/PR/ALGER/IV/10 KUNJUNGAN KERJA DELEGASI WAKIL KETUA DPR RI KE ALJAZAIRAlger, 4 – 7 April 2010Terkait dengan upaya pemajuan kerjasama bilateral Indonesia-Aljazair, khususnya kerjasama antar Parlemen kedua negara maka Wakil Ketua DPR RI, Drs. Priyo Budi Santoso, dengan didampingi oleh 6 orang anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Fraksi PAN, Fraksi PKS dan Fraksi Partai Gerindra melakukan kunjungan kerja ke Aljazair pada tanggal 4 – 7 April 2010. Selama 4 hari delegasi Wakil Ketua DPR RI akan mengadakan kunjungan kehormatan dan pertemuan dengan mitranya di Parlemen maupun pihak terkait lainnya di kalangan Pemerintah Aljazair serta pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Aljazair. Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, delegasi Wakil Ketua DPR RI diagendakan melakukan kunjungan kehormatan kepada Perdana Menteri Aljazair, H.E. Mr. Ahmed Ouyahia dan Ketua Parlemen Aljazair (Assemblée Populaire Nationale / APN), Hon. Mr. Abdelaziz Ziari serta melakukan pembicaraan dengan Hon. Mr. Abdelhamid Si Afif, Ketua Komisi Luar Negeri APN, Hon. Mr. Boualem DRACHIMI, Wakil Ketua Senat dan Hon. Mr. Brahim Boulahia, Ketua Komisi Luar Negeri Senat Aljazair. Sesuai dengan maksud dan tujuan kunjungan yakni untuk meningkatkan kerjasama nyata antara kedua negara, maka delegasi tidak hanya terbatas mengadakan pertemuan dengan mitranya di Parlemen, tetapi juga mengadakan pembicaraan dengan Menteri UKM dan Kerajinan Aljazair, Mr. Mustapha Benbada dan Menteri Perindustrian dan Promosi Investasi Aljazair, Mr. Abdelhamid Temmar serta Kamar Dagang dan Industri Aljazair (Chambre Algérienne du Commerce et de l’Industrie / CACI). Sejak saat sebelum kemerdekaan Aljazair, Parlemen Indonesia telah memiliki hubungan erat dengan bangsa Aljazair, ditandai dengan pembentukan Komite Pendukung Kemerdekaan Aljazair, Tunisia dan Maroko di Parlemen Indonesia yang diketuai oleh PM. Moh. Natsir dengan Sekretaris Jenderal Hamid Algadri. Setelah Aljazair mencapai kemerdekaan pada tanggal 5 Juli 1962, hubungan Parlemen kedua negara terus berkembang dan dalam kunjungan Delegasi Komisi I DPR RI ke Alger tanggal 20 – 24 April 2008, kedua Parlemen sepakat untuk membentuk Persahabatan Parlemen Indonesia – Aljazair Untuk Peningkatan Kerjasama. Dalam kerangka ini, Parlemen Aljazair pada tanggal 21 April 2009 telah membentuk Kelompok Sahabat Indonesia Untuk Kerjasama Bilateral (Amitié Indonésie) di Senat dan APN. Demikian pula DPR RI dalam hal ini Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) juga telah membentuk Grup Kerjasama Bilateral (GKSB) DPR RI – Parlemen Aljazair yang telah melakukan kunjungan kerja ke Aljazair pada 25 – 28 September 2009. Indonesia menilai hubungan antar Parlemen mempunyai peran dan kontribusi penting dalam upaya peningkatan hubungan dan kerjasama antar negara. Atas dasar hal tersebut, KBRI Alger mengharapkan bahwa melalui kunjungan kerja ini para wakil rakyat Indonesia dapat memperoleh informasi yang lebih dalam dan pemahaman yang semakin baik mengenai perkembangan pelaksanaan pembangunan yang sedang berlangsung di Aljazair. Berbagai informasi yang diperoleh secara langsung baik dari kalangan pembuat kebijakan maupun praktisi Aljazair diharapkan akan dapat dimanfaatkan oleh Parlemen Indonesia untuk mendorong kalangan aktor ekonomi Indonesia untuk meraih berbagai potensi dan peluang kerjasama nyata yang terdapat di Aljazair. Alger, 3 April 2010 |