Pada tanggal 3 Maret 2008, Menteri UKM dan Kerajinan Tangan Aljazair, Mustafa Benbada, telah meresmikan pembukaan Pameran Internasional Kerajinan Tangan Tradisional dan Seni Ke-14 (14éme Salon International de l'Artisanat Traditionnel et d'Art 2008/ SIATA 2008) yang akan diselenggarakan pada tanggal 3-9 Maret 2008 di Palais des Expositions, Alger.
Indonesia diwakili oleh berbagai perusahaan UKM dari Bali, Banyumas, Pekalongan dan Jakarta. Didampingi oleh Duta Besar RI untuk Aljazair, Yuli Mumpuni Widarso, Menteri Benbada mengunjungi booth Indonesia dan meninjau Iangsung berbagai produk UKM Indonesia, serta berdialog langsung dengan salah seorang pengrajin perhiasan perak dari Jakarta. Dalam kesempatan itu, Duta Besar RI menyerahkan cindera mata kepada Menteri Benbada berupa berbagai produk UKM yang dipamerkan.
Tim Kesenian KBRI Alger juga ikut berpartisipasi dalam acara pembukaan dengan menampilkan kesenian tradisional Rampak Kendang dan Tari Saman. Pertunjukan kesenian tersebut juga mendapatkan apresiasi positif dari Menteri Benbada. Para pengunjung pameran memberikan sambutan yang luar biasa dan menunjukan ketertarikannya terhadap kebudayaan Indonesia.
Pameran internasional ini akan diselenggarakan tanggal 3-6 Maret 2008, diikuti oleh para pelaku UKM / pengrajin tradisional dari lebih dari 25 negara antara lain negara-negara Timur Tengah, Afrika dan Asia seperti Lebanon, Syria, Tunisia, Mesir, Iran, Pakistan, Vietnam, China dan lain-lain. Jumlah pengunjung rata-rata 4000 orang yang sebagian besar adalah buyer.; berskala menengah. Disamping dapat memamerkan produk, para peserta juga dapat menjual produk yang dipamerkan.
Alger, 3 Maret 2008 |